05
Jul
Pengaruh Obat Anti Kanker terhadap Ginjal dan Air Seni
05.07.2014 11:12

Beberapa obat dapat mengubah warna atau bau air seni, warna dapat menjadi merah cerah ataupun kuning cerah. Pasien hendaknya minum banyak-banyak pada hari pengobatan, untuk memastikan bahwa ginjal berfungsi baik dan juga supaya obatobat itu tidak tinggal di dalam tubuh lebih lama daripada yang diperlukan.

Pengaruh Kejiwaan

Perubahan peri laku, ketakutan, marah, keragu-ragu an, dan rasa acuh tak acuh adalah hal yang biasa, pada pemakaian kemoterapi antikanker. Meskipun cara tradisional mengobati luka bakar banyak di remehkan oleh orang, Tetapi justru memberikan khasiat yang nyata mengatasi secara alami tanpa member efek samping. penyakit kanker itu sendiri merupakan tekanan jiwa.

Jangan minum obat-obat lain (termasuk aspirin) atau minuman keras tanpa berkonsulmsi dahulu dengan dokter karena hanyadokter yang mengetahui obat-obat apayang aman selama kemoterapi. Reaksi antara obat-obat itu dapat menyebabkan kegawatan.

Pengobatan Penyinaran yang Dikombinasikan dengan Kemoterapi

Dokter mungkin menghendaki kombinasi penyinaran dan kemoterapi, bersamasama atau silih berganti. Penyinaran dapat mempengaruhi sel-sel normal yang membelah diri dengan cepat dan karenanya dapat mengakibatkan efek sampingyang serupa dengan kemoterapi.

Timbulnya pengaruh sampingan, tergantung dari'kadar penyinaran yang dipakai, kemampuan tubuh untuk menerimanya, jenis kankernya, dan bagian tubuh yang disinari.

Kehilangan nafsu makan, mual, munrah-muntah, diare, dan kelemahan adalah beberapa reaksi umum. Perubahan-perubahan pada kulit seperti gatal-gatal dan warna seperti terbakar oleh sinar matahari dapat terjadi pada daerah yang disinari.

Kalau bagian kepala dan leher disinari, pasien dapat mengalami kering atau sakit pada mulut dan tenggorokannya, kehilangan rasa PengecaP atau rontok rambut. Sekali lagi efek ini biasanya hanya sementara.

Penyinaran dapat memperhebat efek samping dari kemoterapi dan sebaliknya. IJmumnya pada perawatan kombinasi antara penyinaran dan kemoterapi, dosis awal masing-masing diberikan lebih rendah dari normal, Kalau tidak ada pengaruh samping yang gawat, dosisnya dapat dinaikkan oleh dokter. Info selengkapnya ada di Link berikut ini http://www.tahitiannoniindonesiaherbal.com/ibu-lili-kartini-chendana-berhasil-mengobati-luka-bakar-hanya-dalam-waktu-10-hari/

Comments


Free homepage created with Beep.com website builder
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!